Sumbawa merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan Kuda Liar beserta susunya yang di promosikan lewat radio maupun media cetak di banyak daerah di indonesia. Banyak orang yang tidak bisa membayangkan, gimana caranya yah memeras susu kuda liar???
well, kuda liar bukan berarti buas, bukan berarti binal, bukan berarti benar2 liar. tapi si kuda dikatakan liar karena cara pemeliharaan oleh pemiliknya yang hanya melepas si kuda begitu saja. si kuda tidak di rawat dan dibesarkan di kandang, tetapi si kuda di lepas begitu saja di gunug, sawah, bukit dan tempat2 yang tak bertuah. si Kuda hidup bebas tanpa ada aturan yang harus di ikuti dan tentunya tanpa undang-undang *soalnya mau bikin undang2, terlalu besar biaya yang harus dikeluarkan untuk pejabat pembuat dan team revisi undang2*
Namun walaupun para pasukan kuda tersebut di lepas begitu saja, mereka tidak seperti kuda2 malboro yang sering kita tonton ditelevisi. kuda sumbawa itu kalem2, baik2, ramah, tidak sombong dan suka menabung. mereka tidak begitu takut kalo melihat orang. dan kalo si pemilik hendak memeras susu si kuda nun bohay, tinggal disuruh kerumah aja untuk tujuan itu. maksud gw, si kuda tinggal di arahkan aja ke tempat tujuan. dan dijamin gak lari aneh2, apalagi lompat tembok kayak anak sekolah.
Pada saat diperas si kuda pun gak terlalu membantah dan mengancam, dia kan anteng aja. palingan teriak dikit, maklumlah masih normal kayak mahluk lain (karena geli aja tuh). Sumuk ra keringatan “Susu di muk-muk ra keri kebangetan”…cara merasnya gimana???
Cara memeras susu kuda sumbawa yang dibilang liar ini gampang aja. Satu orang menunggangi si kuda sebagai pengendali aja bukan karena pelecehan seksual (tak ada rotan akarpun jadi), satu orang memegang mulutnya dengan cara memasukan kayu dimulutnya supaya si kuda menggigit kayu tersebut dan tidak menggigit orang. posisi kayu harus dalam posisi vertikal dan agak panjang sehingga ada kelebihan di sisi kiri dan kanan mulutnya yang bisa dipegang oleh si orang tadi itu dan agak diputar dikit mpe mulutnya nampak dower. Tujuannya bukan semata sebagai penutup mulut agar tidak teriak karena di tunggangin, tapi semata2 biar proses pemerasan lancar. Nah satu orang terakhir adalah sebagai pemeras susu. Dan jangan lupa, kuda di ikat alias dikasih tali nilon yang di ikatkan dipohon atau objek lain untuk menghindari kemungkinan terburuk, yaitu menghindari dia kabur melarikan diri. sapa tau da hansip dateng secara tiba-tiba (emangnya orang, jodoh di tangan hansip he2). Cukup dengan dilakukan oleh 3 orang, susu kuda liar bisa diperas dan di nikmati.
Ngemeng-ngemeng masalah susu kuda, banyak bgt di promosiin kesana kemari terutama di pulau jawa secara keseluruhan *dapatkan susu kuda sumbawa di mbah sastro bla bla bla…* dan mereka mempromokan begitu banyak stok. kita nggak tau asli atau nggak, kita nggak tau mereka dapat dari mana, kita nggak tau mereka pake pengawet atau nggak. Gw yang sering mencari dan mencari langsung susu kuda di Sumbawa, Dompu, Bima hingga ke pelosok daerah dengan mengunjungi peternak kuda, sangatlah sulit mendapatkan susu tersebut.
Bisa di bilang sangat langka dan butuh waktu yang lama untuk mendapatkannya. Tapi kenapa di daerah yang jarang ditemui keberadaan pasukan kuda, justru banyak di promosiin susunya. Dan yang namanya kuda itu, dia hanya bisa memproduksi susu dikala dia baru melahirkan dan memiliki momongan baru. dan tiap emak kuda maksimum bisa punya anak sekali dalam setahun, dan tenggang waktu produksinya pun cukup singkat. nah kalo pengedar susu kebanyakan menyetok susu kuda 1 drum, berapa banyak emak kuda yang harus disiapin untk diperkosa sehingga bisa menghasilkan keturunan dan menghasilkan susu?
Konon katanya, susu kuda itu memiliki banyak khasiat untuk berbagai penyakit dan ketahanan tubuh yang antara lain Menyembuhkan penyakit TBC, asma, lumpuh, reumatik, diabetes, ginjal, talesemia, anemia, types, kanker darah, menurunkan kolesterol dan paru – paru basah, Meningkatkan vitalitas, keguguran dan kejantanan pria.
Gw juga jadi penasaran, dan penasaran bgt pengen nyobain yang namanya susu kuda. tapi apesnya gw gak pernah dapet, hingga akhirnya gw minta tolong ma bokap gw buat nyariin. Lah, si bokap pun tak kunjung mendapatkannya juga. Dan bokap gw juga merasa bosen nyari kesana kemari, hingga akhirnya beliau memutuskan untuk membeli sepasang kuda yang di beri nama Surti-Tedjo untuk dipelihara. Surti Tedjo dilakukan kawin paksa, si surti diikat dan di pegang. sementara si tedjo dipancing-pancing sampe horny. Setelah Tedjo Horny, ekornya Surti di angkat secara manual hingga terjadilah hubungan intim antara mereka *gak malu tau gak di tonton orang banyak, dasar kuda*. tapi gw lupa merekam tuk dijadikan 3gp, lumayan bisa disebarin di dunia mayadengan judul “Kuda Lautan Asmara”.
Begitu banyak kekayaan alam, kekayaan hewani yang telah di sediakan oleh sang pencipta guna kelangsungan hidup umat manusia, terutama dalam hal kesehatan. Semua bisa di manfaatkan jika kita mau.
51 comments so far
Leave a reply