Wisuda Sinting
Hari ini, genap 5 tahun, gw terbebas dari status mahasiswa. Akhir bulan September tahun 2004 silam, merupakan hari dimana gw di wisuda, di Universitas Sebelas Maret Solo. Gw jadi teringat masa memprihatinkan itu *Wisuda kok prihatin*, gara-gara kemarin ada bapak-bapak yang membawa gw pada ingatan masa lalu. “Mas, kesini magang yah? Kuliah dimana dan jurusan apa?”
Gw hanya tersenyum mendengar pertanyaannya si bapak dan berkata “saya di sini kerja kok pak”….”oh kirain magang mas”, ujarnya. Obrolan pun terhenti sampai di situ. Memang susah, punya tampang imut gini. Sampe-sampe di kira mahasiswa magang segala. Mungkin si bapak mengira, umur gw baru 18 tahun kurang 2 hari he2.
“Saat wisuda dulu, perasaan gw nggak begitu bahagia. Karena setelah itu, gw akan menyandang status pengangguran, yang entah berapa lama akan di sandang. Perjuangan baru di mulai, berjuang menentukan masa depan. Selain itu, gw nggak punya keluarga ataupun sanak saudara yang menemani momen wisuda. Memang sih, hal tersebut terjadi karena keinginan gw sendiri. Yang ternyata, menyedihkan juga!!!
Sebulan sebelum wisuda, gw baru kasih kabar ke orang tua, bahwa gw akan wisuda di akhir bulan. Terdengar jelas, kebahagiaan mereka mendengarkan anaknya yang paling ganteng ini dah sukses menyelesaikan studinya. Saat itu gw bilang sama si babe, “Pa, wisuda nanti, nggak usah ke sini yah, repot. Dah perjalanan jauh, kesini cuman menyaksikan pemindahan tali yang ada di topi oleh rektor, dari kiri ke kanan. Nanti saya liatin fotonya aja deh”. Setelah gw jelasin ngalor ngidul, si babe pun menerima permintaan aneh dari anak tercintanya!!!
Gw gak begitu paham, kenapa tali topi itu di pindah dari kira ke kanan, kenapa nggak sebaliknya. Toh, di pindah sendiri juga bisa he2. Apa para petinggi universitas, mengharapkan, nantinya setelah dapat kerja, tak hanya otak kiri yang di gunakan, melainkan otak kanan juga, biar segala potensi dan kreativitas di pergunakan semaksimal mungkin * au ah gelap*.
Beberapa hari menjelang wisuda, teman-teman gw pada sibuk mempersiapkan segala sesuatu, untuk menyambut kedatangan keluarganya. Gw jadi kepikiran, “kok gw justru sebaliknya yah, meminta orang tua untuk tidak datang”. Otak sinting gw kembali di putar. Tuinggg!!! Cari pacar…iya cari pacar!!! Dengan begitu, gw akan ada yang mendampingi. Gw jadi sok sibuk ke kampus, ngincerin adik tingkat yang sekiranya mau jadi pacar dadakan gw. Judulnya 3 hari mencari cinta, kebetulan sobat gw ada yang mau bantu. Hari kedua pencarian, belum juga menemukan, siapa yang sudi mendampingi. Sobat gw ngasih saran ”bro, ada tuh adik tingkat yang suka ngelirik lw, kayaknya dia naksir deh”. gw akhirnya mengiyakan sarannya si sobat. Tanpa ba bi bu, gw cari informasi tentang Anggi *nama samaran* beserta alamatnya. Malamnya, gw datang ke rumahnya, dengan dandanan yang sedikit berbeda dari biasanya.
Sampai di rumahnya Anggi, dia kaget, ”kok gw tau rumahnya, gak ada angin gak ada hujan, tiba-tiba datang”. Tapi, bodoh amat. Yang penting misi, terlaksana. Suara detak jam yang ada di dinding ruang tamu terus melaju, gw sibuk dengan basa-basi busuk yang terkesan gombal. Sampai akhirnya, gw memberanikan diri untuk menjelaskan maksud dan tujuan, ”Nggi, JAP”. Sok malu-malu tuh ngungkapinnya. ”JAP apaan sih”, ujar Anggi. ”Jadikan Aku Pacarmu”, kata itu gw ucapin sambil menatap matanya dari kejauhan *duduknya jauhan amat sih*.
Gw sadar, kata itu jadul banget. Dah gitu, nyontek dari lagunya sheila on 7 pula. Nggak ada romantis-romantisnya. Mudah-mudahan si Anggi, nggak tahu tentang misi gw. Dia tak kunjung menjawab, gw mengulangi lagi kata itu. Hasilnya??? Hmmm, walaupun terlihat binar matanya, yang menandakan, dia seneng dengan ungkapan gw, tetap aja gengsi. Yah, cewek gini nih, suka sok ja’im. Nggak mau menunjukan, perasaan yang sebenarnya, jual mahal. ”Yaudah, besok di kampus aja, aku kasih jawabannya”, kata dia. Klasik!!! Apa bedanya sih, langsung di jawab sama besok. Pertimbangan? Apanya yang mau di timbang? Nggak ada ukuran beratnya ini. ”yaudah, besok kita ketemuan di kampus”, ujar gw dengan berat hati *H-1 wisuda cing*. Gw akhirnya pamitan sama Anggi, beserta keluarganya. Hidupin motor pinjaman, gw pun berlalu sambil menatap lambaian tangan, dadahannya Anggi.
Keesokan harinya, gw bergegas ke kampus pagi-pagi. Pokoknya, gw harus nyampe duluan di kantin, tempat yang di sepakati untuk ketemuan. Seperti biasa, utang dulu sama teman-teman kos. Lah, kalo si Anggi, bawa temannya sekelas gimana? Apa gak malu tuh, nggak di bayarin he2. Nggak lama kemudian, si Anggi pun muncul dengan dua orang sahabatnya. Wedewww, kalo di tolak, bakalan jadi bahan gosip nih. Secara, sobatnya itu, terkenal biang gosip di kalangan adik tingkat gw. Walhasil, teman-temannya, ngasih selamat. Dan mereka secara kompak, mengatakan ”selamat yah, akhirnya jadian juga”. Loh, kok kalian sih yang ngasih tau??? Tak apalah, yang penting judulnya, gw di terima, dan misi gw sukses. Besok, gw bisa wisuda dengan seorang pendamping, yang walaupun atas keinginan otak sinting!!!hi hi hi…
Pada saat hari H, ternyata gw nggak begitu bahagia juga. Karena, teman-teman yang lainnya, menampakkan suasana hangat bersama keluarga. Mereka foto-foto, mengabadikan momen bersejarah itu. Lah gw??? Jangankan suasana hangat, pendamping gw aja, pendamping dadakan, gak ada rasa sama sekali!!! Gw hanya bisa, numpang foto-foto ma sobat gw beserta keluarganya *nggak modal*. Dan sukses, gw hanya punya foto wisuda bersama keluarganya si sobat, plus satu lembar foto pemindahan tali yang di berikan oleh universitas hikzzz…
”Beberapa hari, setelah prosesi wisuda. Gw memutuskan untuk jujur sama Anggi, dan meminta, hubungan di sudahi saja. Selain gw akan meninggalkan kota Solo, gw juga gak mau menjalani hubungan yang di paksakan. Yah, walaupun gw di cap, cowok nggak bertanggung jawab, at least, gw dah jujur. Seharusnya, gw terus terang dari awal, memintanya untuk mendampingi wisuda aja, bukan dengan mengatas namakan cinta palsu!!!
Belum lagi, gw harus konsen dengan perjuangan menuju masa depan yang saat itu masih menjadi sebuah misteri yang belum terjawab. Minta duit sama orang tua, tentu sungkan, karena status bukan mahasiswa lagi. Harus mandiri, dan mencari penghasilan sendiri, tanpa memembani orang tua lagi. Gw yakin “Rejeki sudah di tentukan olah Tuhan, semua sudah di skenariokan dengan semurna oleh-NYA, tak perlu untuk khawatir. Yang penting mau berusaha dan berdo’a secara konsisten”. Maju perut pantat mundur!!! Siap mencari kesempatan, mencari peluang, menggali potensi diri semaksimal mungkin. Seperti kata orang bijak “Orang yang optimis, selalu melihat kesempatan di setiap kesulitan. Sebaliknya, orang yang pesimis adalah orang yang selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan”.






Kamu benar2 sinting!!
Moment penting begitu berlalu begitu saja tanpa keluarga, sedih kan?
Besok kalo punya kesempatan buat wisuda lagi, ajak ya ortunya……
Ternyata sintingnya sejak jadi mahasiswa ya?
#Zulhaq
sintingnya dari sononya sob he2
sabar, sabar, sabar, aku tetap ada…
slank forever mas zul selamat meingguan dan ndak foto-foto narziz lagi dipantai..
sekali-kali foto-foto dilokasisasi kan banyak tuh untuk pengemar orang hutan hahahahaaa
#Zulhaq
huahahahaa, gak kebayang deh kalo foto2an di lokalisasi
weeeeeeeeeeeekekekekekekk
#Zulhaq
he2
soal wisuda….jadi mikir…kapan gw wisuda y?hadeee….g lulus2….
salam kenal mas…
#Zulhaq
salam kenal juga
wah, itu bahagia diatas penderitaan anggie, kasian deh si cewek
#Zulhaq
kasian gw nya dunk *dasar sinting* he2
datang lagi sambil clingak-clinguk
heehehe cari tikus mBaaaaaaaaaaaah
#Zulhaq
cari aura kasih kayaknya
Wah…. yang penting U harus bersyukur dong BRO, saya dulu wisudanya dalam suasana yang paling mencekam malah… 27 Mei 2006, GEMPA JOGJA!!!
Apalagi ketika orang tua saya ada di dalam gedung, trus ada yang berteriak GEMPA!!! sontak mereka berlarian keluar gedung berebutan….
Bagaimana kalau misalnya orang tua kita dalam kondisi sepanik itu terjatuh??? Pasti nya akan terinjak – injak dong…. wahh…
Sungguh sebuah pristiwa WISUDA yang paling menakutkan tuh….
#Zulhaq
masyaallah…benar benar gak kebayang. sungguh cobaan yang begitu luar biasa. alhamdulillah keluarganya gak apa2. yah, kita ambil hikmahnya aja lah
Allow, balik lagi nih, ketemu ama org sinting… salam sinting
#Zulhaq
salam sinting juga
tink tonk…
kok tumben commentnya ga dibalesin?
lagi sibuk cr pendamping wisuda lagi ya?
#Zulhaq
huakakakk, lagi sibuk menyibukkan diri aja sen
tumben ga pasang foto bang???
hmm..wisuda…wisuda yang menyedihkan. di hari wisuda, ortu ga mau dateng dengan alasan yang ga jelas & ga masuk akal.
hikks
#Zulhaq
fotonya gak nemu he2
Assalaamu’alaikum
Semoga sentasa berjaya dan selamat dalam meneruskan kehidupan. Rasa kesyukuran kehadrat Ilahi atas setiap apa yang dilalui menjadikan kita manusia yang berhemah diri walau ada hal-hal yang menyentuh hati pasti ada tika ia dihadirkan sebagai menguji keupayaan minda dan jiwa.
Takziah buat saudara taulan di Padang, Sumbar. Mudahan kita sempat beramal untuk memberi sumbangan sam ada berbentuk materi mahupun doa. Salam mesra.
#Zulhaq
makasih bu, dah mengingatkan
jadi inget waktu wisuda..pengen bgt kedua ortu dateng, nasib mengatakan lain, yg dateng akhirnya Mami, kakak2 dan adik ku, karena ortu tinggal 1…
#Zulhaq
sabar sista, semua ada hikmahnya kok
waktu abng juju mo wisuda jg gitu,mebritahukan nanti saat abng mo wisuda g’ ush dtng krn jauh.
maksud abng juju si bagus kasian ortu jau”dtng untuk menghadiri wisuda aja,sama hanya dgn bang zul.sebenarnyakan meminta ortu untuk hadir,kita pengen liat ortu senang saat liat anaknya wisuda.betapa bangganya ortu pastinya bang……
wach……jadi sama aura kasih gimana bang?
#Zulhaq
aura kasihnya lagi sibuk, makanya cari spare dl hi hi hi
Weks.. dikira magang.. Imut ?? hehehe mantap
lam kenal
#Zulhaq
salam kenal juga
mahasiswa sinting wisuda … GAK PERCAYAA ..
#Zulhaq
nih buktinya ada
Kang, Baik2 aja kan?… Belum ada update terbaru… komentar2 pun belum di balas…
#Zulhaq
lagi banyak banget kerjaan he2
ooo, pernah kuliah juga toh… *ngloyor sambil siul2*
#Zulhaq
pernah dunk *cari air buat siram*
gue pikir wisudaan sinting beneran, baru nyadar semua posting disini tagnya sinting, hahahahha…
btw, salam kenal yah.
*dari sesama orang sinting, yang kata org sih dah insaf, tapi gue gak merasa tuhhh, masih sinting2 ajah, hahahha*
)
#Zulhaq
makasih dah mampir mbak silly, salam kenal juga *sesama sinting di larang saling mendahului*
wakakaka ..
asli setiap baca tulisannya mas zulhaq pasti ketawa ngakak ..
mas, kok tega sih sama si anggi ? jahat ih ma ce .. semoga aja skrg gak gitu lagi ..
#Zulhaq
pasti gak seperti itu lagi om. dah tobat
Zi gimana kabar si anggi?
jangan2 lu jadi jomblo lama gara2 kualat ma dia tuh…
#Zulhaq
ha ha ha, ya gak lah. kabar dia baik baik aja kok. dl pernah ngabarin kalo dy punya pacar baru
si anggi gimana reaksinya waktu dikasih tau diputusin? hehe sori kalo udah ada di komen di atas, gak dibaca satu2 komennya soalnya banyak banget!!
#Zulhaq
reaksinya agak kecewa sih. tapi setelah dijelasin, luluh juga
kok yo mesakno emen se..awakmu iki
yo = ya
mesakno =kasian
emen =sekali
awakmu = kamu
iki = ini
#Zulhaq
biasa aja sob
“Gw yakin “Rejeki sudah di tentukan olah Tuhan, semua sudah di skenariokan dengan semurna oleh-NYA, tak perlu untuk khawatir. Yang penting mau berusaha dan berdo’a secara konsisten”. Maju perut pantat mundur!!! Siap mencari kesempatan, mencari peluang, menggali potensi diri semaksimal mungkin. Seperti kata orang bijak “Orang yang optimis, selalu melihat kesempatan di setiap kesulitan. Sebaliknya, orang yang pesimis adalah orang yang selalu melihat kesulitan di setiap kesempatan”.
Gw Suka Gaya Lho..congrats ya dan doaku menyertaimu bro !
#Zulhaq
makasih om atas segala doanya
Maju terus mas semoga sukses
#Zulhaq
makasih makasih
Cerita 5 tahun yang lalu ya ?
Hebat ente……
#Zulhaq
iya cerita jadul
wahwahawah…..
tinggal aku nich yang masih belum bebas dari status mahasiswa…
doain biar cuma 3.5 tahun..hehehe
#Zulhaq
amiennn…
weks.. seru bro ceritanya…
#Zulhaq
lumayan lah daripada lumanyun
Jalan-jalan malam … kok sepi yaaaa ….. hiiiii hiiii hiii
#Zulhaq
iya nih om sepiii banget
absen agi…
#Zulhaq
siiipp deh
Pemindahan tali nya emang terlihat biasa aja. Tapi perjuangannya itu bro, pasti pake keringat dan air mata hehehe… Lebay yah gw
. Anyway, cerita nya asik ampe kepikiran gimana yah perasaannya si Anggi pas tau niat “baik” mas Zul?
#Zulhaq
perasaannya agak kecewa, tapi hanya bentar kok
selamatzz, pokoknya maju terus pantang mundur. setiap hari adalah perjuangan. kuliah 5thun lumayan juga ya hehe.
#Zulhaq
kok kuliah 5 tahun??? ceritanya yg 5 tahun lalu
mampir kawan..
salam kenal ya
#Zulhaq
salam kenal juga sob
mampir lagi yyook
#Zulhaq
yukzzzzzz
masa lalu sesuram apapun sekarang terasa indah..!
#Zulhaq
setuju banget om
wah jadi teringat wisuda di auditorium uns maret 2008 tahun silam…
salam kenal sesama alumni bro..:D
#Zulhaq
salam kenal juga, apa kabar UNS sekarang?
Wakakakaa…. sumpah gw baru sekali ini dengar istilah JAP. Hehheee… sinting memang.
Bicara soal wisuda, gw jelas ga ada pendamping. Hanya orangtua saja yg duduk di barisan, saya dan teman2 di barisan lain… ya, gitulah krn bukan lulusan cumlaude jd ga bs duduk bareng ortu kekeke…
#Zulhaq
walaupun gak cumlaude, yang penting hasil akhir
Selamat siang saudarakuw, ^_^…V
#Zulhaq
selamat siang jg
Mampir lagi ah.. mudah2 an gak kebawa sinting.. hehe…
#Zulhaq
jangan sampe ikutan sinting deh
kurang sinting kali ini bro, kalo gue kaga ikut wisuda . nga ada kerjaan apa di wisuda. mending lebih berguna jalan2 atau berdiam diri dirumah. aku malah di kampus ku kontroversi sebab setelah selesai kuliah gua bukan cari kerja malah melanglang buana ke berbagai penjuru. lah kerja emang buat apa mending jalan2 . lah ngapain selesai kuliah nyari pacar ga ada kerjaan mending cari Istri. he he he .
akhirnya kawan2 ku meyangka bahwa aku belom lulus padahal Izajah dan semua telah kupegang .mereka ga tau bahwa aku sudah lulus. sampai setelah 3 tahun kululus mereka masih menanyakan apakah aku sudah lulus. ya terang aku jawab sudah lulus lah.
Pertama kali yang memberikan ucapan selamat bahwa aku lulus adalah sang pemilik kampus. aku bisikin ya . tuh bapak sang pemilik kampus dari ruangan kantornya turun ke Bawah hanya ingin memberi selamat bahwa aku lulus. padahal aku hanya mahasiswa biasa tapi sampe seperti itu ya. heran ga… jadi menurutku itu anggap aja wisuda .
lagi mau ngurus kelulusanku aku hanya masuk ke bagian administrasi sudah disambut belom sempat tanya langsung tuh staf administrasinya mengatakan (meyebut namaku) pak semuanya sudah beres . heran, padahal aku ga nanya… ya udah aku akhirnya ke dalam ruangan itu hanya ngobrol2 aja sama pak polisi kebetulan ada polisi disitu Baru mau ngurus kelulusan kok aneh ya udah diberesin semuanya.
ya banyak seeh kejadian yang aneh2
benerean tuh zul
sintingan mana ente apa ane. ya udah pemirsa aja dah yang nilai
Sory bro bahasa agak sedikit sok tau
#Zulhaq
huakakakakkkk….sinting abies…kok bisa yah kayak gitu??? emang gak niat wisuda nih kayaknya. tapi, bener juga sih, cuman pindah tali ini. btw, gak dapat istri juga kan waktu itu??? kalo diriku sih, hanya aneh di pencarian pendmaping aja kok
salam sinting forever….
Wah Anggi pasti seneng banget terbebas dari sampean mas hehehe..
#Zulhaq
kayaknya om hi hi hi
Trz gemana angginya mas??
Pgn liat poto wisudanya yak,ntr kl blk lg ksite..
da bageur..
#Zulhaq
foto wisudanya nggak ada euy
jiahhhhhhhhhhhhhh ahahahahha
untung sinting coba kalu enggak, coba pikir kalu enggak sinting jadi waras kan
bedewe eniwe met nyelamet ia dah di ues udah, welkam to the jungle
#Zulhaq
jiaahhhh, gak mau waras ah
lupaaaaaaaaaaaaa, sekalian ijin ngelink ya ting
#Zulhaq
ok deh, thanks yah
wah anak uns juga tho, sama dengan aku. aku akuntasi angkatan 08. salam kenal ya
#Zulhaq
oh ya? kalo ke solo lagi, bisa kopdar nih ma teman2 di solo
Menjelang wisudaan ini, smpet gue mikir ngikutin ide sintingnya Bang Zul,
Tapi diterima kagak ya…dasar sinting nih.
Bang Zul, tukeran link ya.
blognya ini triuntoro.com
kasih nama aja Triunt
Blognya udah saya blogroll disana.
#Zulhaq
udah di pasang tuh
wah, ceritanya lucu juga, tapi kasihan yang jadi anggi, tega mas nya nih..
#Zulhaq
jangan gak tega dunk, kan dia baik baik saja he2