31-Nya Orang Sinting
31 bukan umur gw pastinya. Masa tampang imut gini udah segitu sih. Kalo emang dah 31 tahun, harusnya gw dah punya anak istri. Lah, aromanya aja belum ada kok. Yah, walaupun sampe saat ini gw belum punya planning untuk merit dan punya anak, di umur segitu nanti, minimal gw dah punya istri. *Loh!!! Kok jadi ngomongin nikah yah*
31 merupakan angka tertinggi dalam hitungan kalender. Jumlahnya pun paling banyak dalam hal akhiran tanggal. Spesial??? Menurut gw, iya!!! Ceritanya kan suka-suka gw. Orang sinting ini he he he.
31. Walaupun berada pada urutan terakhir, bagi gw adalah awal. Awal menuju angka 1, awal menuju bulan baru. Dan untuk saat ini, adalah awal untuk beranjak pada tahun yang baru. Serta awal untuk membuka lembaran baru. *Cieee, sok manis banget bahasanya*
31. Angka 3 dan 1, angka keberuntungan buat gw. Karena angka itu, angka favoritnya gw. Gak ada alasan tertentu sih sebenarnya. Hanya suka aja dengan dua angka itu. Sekalipun, angka tersebut dibalik menjadi 13. Dimana, “banyak orang” yang mengatakan bahwa angka 13 adalah angka sial. Tapi gak berlaku buat gw. Bukan menurut gw ini. Lagian, sialnya tuh kenapa? Kecuali, saat gw nulis angka 13, tiba-tiba gw di cium banci kaleng berkumis dan berjenggot tebal plus berbulu kaki lebat. Itu baru namanya sial. *Gak nyambung*
31 Desember adalah hari gw. Karena di tanggal 31 Desember ini, genaplah umur gw menjadi 18 tahun. Sebelum-sebelumnya, masih 18 tahun kurang 2 hari *Buru-buru ambil cermin*. Tanggal dimana gw menyapa dunia dengan tangisan oek oek oek… (Saat itu belum bisa nangis hikzzz hikzzz hikzzz mode on). Tanggal dimana gw belum mengenal senyuman bahagianya orang tua gw yang selama 9 bulan 10 hari menunggu kehadiran anaknya yang paling ganteng sedunia sinting ini. *ah, jadi kangen sama emak babe*
31 Desember 2009. Bulan dan tahun pertama, gw menulis sesuatu untuk hari ulang tahun. Karena, tahun ini adalah tahun pertama gw ngeblog dan belajar menulis. Yang walaupun, masih sangat jauh dari kata baik dan benar. Sekaligus, tahun pertama gw memiliki teman-teman baru yang asyik di dunia maya. Maya yang semakin nyata.


31 Desember 2009. Pertama kali, gw melakukan sesuatu buat diri gw sendiri di hari ulang tahun. Tanggal 30 kemarin, gw bikin tulisan, “Happy B’day Zulhaq Sinting”. Tulisannya gw taruh depan komputer kantor. Jadi, hari ini, pagi-pagi datang ke kantor, gw membaca tulisannya. Seneng banget, walaupun itu tulisan gw sendiri. Parahnya lagi, kertas yang gw pake adalah kalender yang selama ini terpampang rapi di samping meja kantornya si bos. Gw copot, nulis deh di belakangnya ha ha ha *ampuuun bos*.
Satu lagi. Tadi malam, gw menyediakan gorengan 100 biji dan air mineral beberapa dus (Mampunya cuman beli gorengan he2). Gw bawa ke tempat gawe. Kebetulan, pagi jam 06.00 ada safety meeting bersama teman-teman teknisi dilapangan. Yang bikin jadwal meeting adalah gw sendiri. Sengaja gw jadwalin di tanggal 31, biar bisa Mereview kinerja keselamatan kerja selama setahun terakhir, sekalian ngebahas Ulang Tahun gw *pemaksaan* he2. Nah, gorengannya dimakan rame-rame, tulisannya yang tadinya gw taruh di depan komputer kantor, dipake untuk foto bersama. Sinting gak tuh??? Gw melakukan itu semua, kurang lebih sama seperti teori di tulisan gw sebelumnya, “Lebih Baik Sinting Daripada BT”. Kalo kita bisa membuat sesuatu hal yang membuat kita tersenyum, kenapa harus bergantung pada orang lain. Iya nggak???


31 Desember 2009 , Bertepatan dengan bulan purnama. Bentuk bulan yang bulat banget. Dan setelahnya, akan terjadi gerhana parsial. So sweet banget yah??? Pokoknya, hari ini adalah hari yang benar benar spesial buat gw. Udah, menjelang tahun baru yang dirayain orang-orang sedunia, bulan purnama, ada gerhana, makan tempe mendoan rame-rame. Lengkap deh. Mudah-mudahan keindahan hari ini, akan mengawali segala keberuntungan dan keberkahan yang akan gw temui kedepannya. Amieennnnnnnn….
31 Desember. Yah, itulah deskripsi gw tentangnya. Banyak yang menanyakan, “Apa impian dan harapan baru lw untuk tahun depan?”. Pertanyaan itu, bukan semata-mata karena gw ulang tahun. Tapi karena beranjak pada tahun baru. Jawaban gw, “Gak ada impian baru!!!”. Gw hanya merenung kembali atas apa-apa yang telah gw lewati sebelumnya. Baik buruknya coretan kehidupan gw yang telah berlalu. Untuk apa juga sibuk dengan impian-impian baru, kalo impian-impian sebelumnya belum terwujud? Yang terbaik menurut gw, yaitu memperbaiki segala sesuatu kekurangan yang belum di benahi dan memperjuangkan lagi asa yang belum sempat terwujud. Lebih baik seperti itu, daripada terus membuat impian-impian baru, yang ujung-ujungnya hanya berakhir pada angan-angan dan rencana belaka. Bertindak mewujudkan sesuatu, jauh lebih berarti daripada sibuk mencari sesuatu. “Berpikirlah untuk bertindak, Bukan bertindak untuk berpikir”.
Salam Sinting!!!
137 comments so far
Leave a reply