Category Archives: Random

Tersenyum Dalam Kesederhanaan

Delapan setengah tahun lalu, hal yang membuat laman blog ini jadi ada adalah kebiasaan saya mengikuti tulisan-tulisan lucu di berbagai blog orang-orang yang sangat asing bagi saya saat itu. Saya selalu membawa pulang tawa dan kesenangan usai mengunjungi blog-blog yang sudah saya tandai. Di kepala saya, blog itu adalah kelucuan yang melimpah. Lalu tergeraklah hati dan jari untuk membuat blog sendiri supaya bisa berbagi tawa ala kadar, bukan saja sebagai penikmat. Tanpa pikir panjang saya beri tema blog ‘Tersenyum Dalam Kesederhanaan’.

Selain tema senyum yang sederhana, foto profile yang saya pakai pun tak kalah sederhana; sesosok saya di atas batu sungai besar yang dikelilingi hutan hijau dengan kaus oblong pinjaman serta kacamata hitam pinjaman bertengger di hidung minim ciuman. Gambaran singkat dari foto saya kala itu adalah Ian Kasela gagal rekaman. Begitulah kebanyakan orang menilainya. Continue reading

Semarang ‘Banjir’ Hiburan

Semarang kaline banjir adalah suatu kalimat yang sudah hanyut ditelan perubahan besar-besaran, perbaikan berkesinambungan, dan upaya positif pemerintah dan masyarakat yang akhirnya kalimat tersebut terlupakan sekaligus tergantikan oleh wajah baru Kota Semarang yang kini lebih pantas disebut Semarang banjir hiburan. Sudah minim dijumpai banjir yang membabi buta. Tahun 2010 lalu, saya beberapa kali mengunjungi kota surga kuliner ini–mengantar adik yang mau masuk kuliah di UDINUS. Tahun 2015 saya ke sana lagi dalam rangka si adik wisuda. Bila saya membandingkan kunjungan terdahulu saya dengan kunjungan ke Kota Semarang pada tanggal 5-7 Mei 2017, sangat jauh berbeda pemandangan yang disajikan di setiap sudut kota hingga daerah pinggir. Jika diibaratkan pertumbuhan seorang perempuan, perubahannya tuh seperti gadis remaja yang beranjak dewasa, di mana aura cantiknya sudah muncul memancing mata untuk melirik genit. “Gokil nih perubahan kota,” kata saya dalam hati. Continue reading

Tips Hemat Air

Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk (hampir) selalu tinggal di daerah yang ketersediaan air bersihnya tidak berlebihan. Sehingga saya punya kelebihan untuk tidak risih jika tidak mandi, cukup berdamai dengan bau badan, biasa saja dengan rasa gatal, dan yang paling penting bisa mandi keramas hanya dengan air satu ember. Lebih pentingnya lagi, saya bisa ngeles seperti ini. Continue reading

Amazing Seller Yang Bikin Garuk Kepala

Teringat pesan ibu sewaktu saya masih kecil, “Jangan berlama-lama di depan cermin, tidak baik. Dan, jangan sering-sering bercermin, juga tidak baik.” Sisi tidak baiknya tidak pernah dijelaskan lebih lanjut hingga saya berperut buncit seperti yang tidak kalian lihat ini. Mungkin nasihat itu sama membingungkannya dengan peringatan kalau sering foto-foto akan mengurangi umur. Hingga akhirnya saya menyadari sendiri kenapa bercermin lama-lama itu tidak baik, ternyata karena membuat kita bikin bingung diri sendiri. Continue reading

Arus Balik

Setiap orang akan merasa aneh kalau dirinya sedang berlaku sebagai penjual namun orang-orang di sekitar menganggapnya sebagai pembeli. Nawarin bedak ke orang lain, eh orang itu nawarin tepung ke kita. Gak beda halnya dengan saya yang beberapa hari lalu mengupload CV di linkedin, bukannya ditawarin kerjaan, malah diserang sama pencari kerjaan–tak terkendali. Tobat deh. Continue reading

Perusahaan Impian

Sebuah truk melaju kencang dengan kecepatan yang sulit diperkirakan dengan nalar biasa, entah apa yang sedang ia kejar sekaligus ia hindari. Sementara seorang ibu yang entah ke mana arah tujuannya–berusaha melindungi anak kecil di gendongannya dengan menutupi anaknya dengan ujung kerudung lusuhnya–terus berjalan tanpa peduli dengan truk mana yang telah menghasilkan debu sebegitu rupa, juga tidak peduli dengan keberadaanku yang menatapnya dari seberang jalan. Continue reading

Model Gagal Kena Kutukan!

Sebenarnya gue pengin malu menampilkan (lagi) foto-foto di bawah ini, karena sepertinya gue memang punya malu. Tapi kadarnya sedikit. Tapi malu ya malu. Tapi gak malu-malu amat sih. Tapi malu. Tapi….somebody stop me, please.

Foto hasil jepretan Agus Hafi yang dia share 4 tahun lalu itu tiba-tiba dimunculkan oleh fitur memorinya facebook–sontak gue bilang, “ini kekhilafan masa lalu!”

FB_IMG_1461218921586 Continue reading