Category Archives: Random

Semarang ‘Banjir’ Hiburan

Semarang kaline banjir adalah suatu kalimat yang sudah hanyut ditelan perubahan besar-besaran, perbaikan berkesinambungan, dan upaya positif pemerintah dan masyarakat yang akhirnya kalimat tersebut terlupakan sekaligus tergantikan oleh wajah baru Kota Semarang yang kini lebih pantas disebut Semarang banjir hiburan. Sudah minim dijumpai banjir yang membabi buta. Tahun 2010 lalu, saya beberapa kali mengunjungi kota surga kuliner ini–mengantar adik yang mau masuk kuliah di UDINUS. Tahun 2015 saya ke sana lagi dalam rangka si adik wisuda. Bila saya membandingkan kunjungan terdahulu saya dengan kunjungan ke Kota Semarang pada tanggal 5-7 Mei 2017, sangat jauh berbeda pemandangan yang disajikan di setiap sudut kota hingga daerah pinggir. Jika diibaratkan pertumbuhan seorang perempuan, perubahannya tuh seperti gadis remaja yang beranjak dewasa, di mana aura cantiknya sudah muncul memancing mata untuk melirik genit. “Gokil nih perubahan kota,” kata saya dalam hati. Continue reading

Tips Hemat Air

Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk (hampir) selalu tinggal di daerah yang ketersediaan air bersihnya tidak berlebihan. Sehingga saya punya kelebihan untuk tidak risih jika tidak mandi, cukup berdamai dengan bau badan, biasa saja dengan rasa gatal, dan yang paling penting bisa mandi keramas hanya dengan air satu ember. Lebih pentingnya lagi, saya bisa ngeles seperti ini. Continue reading

Amazing Seller Yang Bikin Garuk Kepala

Teringat pesan ibu sewaktu saya masih kecil, “Jangan berlama-lama di depan cermin, tidak baik. Dan, jangan sering-sering bercermin, juga tidak baik.” Sisi tidak baiknya tidak pernah dijelaskan lebih lanjut hingga saya berperut buncit seperti yang tidak kalian lihat ini. Mungkin nasihat itu sama membingungkannya dengan peringatan kalau sering foto-foto akan mengurangi umur. Hingga akhirnya saya menyadari sendiri kenapa bercermin lama-lama itu tidak baik, ternyata karena membuat kita bikin bingung diri sendiri. Continue reading

Arus Balik

Setiap orang akan merasa aneh kalau dirinya sedang berlaku sebagai penjual namun orang-orang di sekitar menganggapnya sebagai pembeli. Nawarin bedak ke orang lain, eh orang itu nawarin tepung ke kita. Gak beda halnya dengan saya yang beberapa hari lalu mengupload CV di linkedin, bukannya ditawarin kerjaan, malah diserang sama pencari kerjaan–tak terkendali. Tobat deh. Continue reading

Perusahaan Impian

Sebuah truk melaju kencang dengan kecepatan yang sulit diperkirakan dengan nalar biasa, entah apa yang sedang ia kejar sekaligus ia hindari. Sementara seorang ibu yang entah ke mana arah tujuannya–berusaha melindungi anak kecil di gendongannya dengan menutupi anaknya dengan ujung kerudung lusuhnya–terus berjalan tanpa peduli dengan truk mana yang telah menghasilkan debu sebegitu rupa, juga tidak peduli dengan keberadaanku yang menatapnya dari seberang jalan. Continue reading

Model Gagal Kena Kutukan!

Sebenarnya gue pengin malu menampilkan (lagi) foto-foto di bawah ini, karena sepertinya gue memang punya malu. Tapi kadarnya sedikit. Tapi malu ya malu. Tapi gak malu-malu amat sih. Tapi malu. Tapi….somebody stop me, please.

Foto hasil jepretan Agus Hafi yang dia share 4 tahun lalu itu tiba-tiba dimunculkan oleh fitur memorinya facebook–sontak gue bilang, “ini kekhilafan masa lalu!”

FB_IMG_1461218921586 Continue reading

Tips: Menghindari Penipuan Lowongan Kerja

Ketika kau menemukan tips di laman blog ini, itu artinya keajaiban sedang terjadi. Sebab keajaiban adalah hal yang jarang-jarang dijumpai. Begitu juga dengan kesialan. Saya menulis ini karena hal terakhir, dialami orang terdekat saya.

Baru-baru ini kawan saya dan adik saya hampir kena tipu panggilan wawancara kerja yang kurang lebih menggunakan modus serupa. Bedanya, kawan saya dipanggil dari Nusa Tenggara Barat ke Sangatta, Kalimantan Timur, sementara adik saya dari Balikpapan ke Jakarta.

Tidak sulit saya membuktikan kecurigaan bahwa itu adalah penipuan. Saya cek di alamat email; hrd@vico.zz.vc dan pt.indofoodtbk@yandex.com. Itu adalah alamat email kampret! Continue reading

Asumsi vs Anak Kecil

Guru terbaik mengajarkan kita tentang cara hidup dari tidak tahu menjadi tahu, dari kesalahan menjadi pelajaran untuk diperbaiki selanjutnya, sekaligus dari sedikit tahu menjadi sok tahu: yang terakhir adalah jebakan yang membuat seseorang suka berasumsi dan berpikiran sempit. Orang menyebut guru terbaik tersebut adalah pengalaman.

Saya tergelitik dengan asumsi dan keangkuhan ego yang lahir dari pengalaman. Continue reading