Category Archives: Review

Kabinet Baru, Harapan Baru

offshore

Seperti sekumpulan awan yang sedang bergerak menuju satu titik temu lalu menuai mendung yang akhirnya menghasilkan hujan, seperti itulah saya melihat pergerakan sektor pertambangan mineral dan batu-bara belakangan ini. Terkadang khawatir dengan semakin merosotnya nilai komoditas, namun saya berharap yang turun adalah hujan rahmat, bukan hujan badai. Meski ada kekhawatiran, optimisme masih lebih kuat, karena saya melihat semacam ada rencana besar dari pemerintah yang belum begitu dimunculkan secara gamblang ke publik terkait dengan pemaksimalan sumber daya alam berupa mineral dalam negeri. Continue reading

Menjajal Jualan (Diri) di Udara, Dengan Diskon Mengejutkan!

Studio

“Kamu diterima sebagai penyiar di sini, tetapi harus mengikuti tahapan-tahapan pelatihan yang disyaratkan.” Mendapat pernyataan tersebut, gue seperti orang yang baru saja mendapat hadiah kejutan puluhan juta rupiah. Saking senangnya, gue mengelilingi kota menyanyikan lagu-lagu kemenangan. Setiap hal yang gue temui di jalan waktu itu, tampak menyenangkan. Pohon dan bunga sepanjang jalan, gedung-gedung, poster, biru langit, seakan sedang memberi selamat ke gue. Bahkan angkot yang asal berhenti, motor main serobot, pejalan kaki nyebrang sembangaran, sama sekali gak mengusik kesenangan hati gue.

Continue reading

Tips: Menghindari Penipuan Lowongan Kerja

Ketika kau menemukan tips di laman blog ini, itu artinya keajaiban sedang terjadi. Sebab keajaiban adalah hal yang jarang-jarang dijumpai. Begitu juga dengan kesialan. Saya menulis ini karena hal terakhir, dialami orang terdekat saya.

Baru-baru ini kawan saya dan adik saya hampir kena tipu panggilan wawancara kerja yang kurang lebih menggunakan modus serupa. Bedanya, kawan saya dipanggil dari Nusa Tenggara Barat ke Sangatta, Kalimantan Timur, sementara adik saya dari Balikpapan ke Jakarta.

Tidak sulit saya membuktikan kecurigaan bahwa itu adalah penipuan. Saya cek di alamat email; hrd@vico.zz.vc dan pt.indofoodtbk@yandex.com. Itu adalah alamat email kampret! Continue reading

ESDM: Harus Konsisten, Bukan ‘Seharusnya’ Konsisten

32Tambang

gambar dari: http://sinarharapan.co/

Pada 28 Januari 2016 lalu, izin ekspor konsentrat PT. Freeport Indonesia (PTFI) kadaluarsa, setelah ekspor bahan mentah bisa mereka jalankan selama 6 bulan terakhir dengan syarat khusus. Nasib PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) sepertinya kurang lebih sama saja. Bahkan operasional PTNNT sekarang jauh lebih woles, kabarnya.

Baru-baru ini PTFI mengirimkan surat permohonan perpanjangan izin ekspor kepada pemerintah, yang kemudian pemerintah mengirim balik surat respon dengan syarat-syarat khusus yang lebih diperketat lagi. Salah dua dari syarat yang harus dipenuhi oleh PTFI tersebut adalah:

– Membayar bea keluar (BK) sebesar 5%, dan

– Men-deposit-kan uang senilai US$ 530 juta. Continue reading

Menatap Jauh Masa Depan

smelter
sumber gambar: di sini

Sejauh ini saya—yang tampang menawan ini—masih melihat sisi kegigihan pemerintah dalam meneruskan semangat pemurnian mineral mentah dalam negeri, mengembangkan strategi ekonomi untuk mendapatkan sebanyak mungkin investor baru, dan sistem peningkatan sumber daya manusia. Meskipun terkadang pemerintah juga menunjukkan keraguan di sisi tertentu dalam menyikapi banyaknya isu pertambangan yang harus ditangani, termasuk skala prioritas dalam membereskan sekelumit masalah di negeri ini. Manusiawi lah, yang penting tidak angkat tangan dan angkat mulut dengan kata menyerah. Continue reading

Komitmen Para Penambang Besar Batu-Bara Dalam Program CSR

Dalam hal komunikasi tertulis, bukan hanya jenis dan warna font yang perlu dibagusin, yang paling penting adalah kata-kata itu sendiri. “Untuk apa pakaian dan dandanan bagus serta muka cantik/ganteng jika mulut tidak bisa dijaga?” Kira-kira analogi dalam bentuk lisannya demikian.

Itu status facebook saya tanggal 18 September 2015 lalu. Bukan tentang Corporate Social Responsibility alias CSR, tetapi tentang sindiran mengenai tampilan pencitraan manusia. Memang, CSR memiliki tujuan yang salah satunya adalah pembentukan citra perusahaan di mata publik atau di mata pihak eksternal, khususnya terhadap masyarakat sekitar area operasional. Sama-sama tentang citra—tapi saya berharap tidak ada program CSR perusahaan yang hanya mengejar pencitraan semata, melainkan murni karena tujuan kemuliaan sosial. Continue reading

Fraud dan Pemburu Poin Perbankan!

“Mas, gak mau ikutan tukar poin? Itu lagi ada stand penukaran poin bank anu tuh.” Saya menghentikan pendorongan stroller Alastair, anak kami.  Saya celingak kiri celinguk kanan. “Itu loh di bawah tangga.” Istri saya kembali menunjukkan tempat yang dia maksud. Saya tersenyum, tak begitu menghiraukan.

“Udah, kita pulang aja, Sayang.” Saya lanjut mendorong stroller. “Lagian poin kita berapa sih?” Istri saya menjawab dengan keheningan. Gantian saya yang tak begitu dihiraukan. Mungkin dia iseng juga mengajak tukar poin. “”Mas sering berpikir, kok bisa yah orang punya poin jumlahnya hingga jutaan? Apakah ada trik khusus untuk bisa dapat poin sebanyak itu? Atau, apakah mereka melakukan kecurangan? Bukan suudzon, orang-orang modern biasa menyebutnya tindakan Fraud.” Terutama bagi mereka yang benar-benar fokus hanya untuk mendapatkan poin. Continue reading

Mengenal Proyek Besar Indonesia dan Boy Thohir

Teman-teman kantor ramai memperbincangkan lokasi proyek tambang emas baru sembari mengebul asap ke mana-mana. Awalnya saya tidak begitu nyambung, hingga akhirnya salah seorang perokok berat yang menghabiskan paling banyak tempat duduk di area merokok menyodorkan tautan situs tambang yang dibicarakan. Ternyata tentang tambang emas yang dibuka di Banyuwangi, Jawa Timur, Meredeka Chopper Gold tbk. Saya membuka halaman website-nya tanpa sedikitpun berkedip— menurut rekaman sadar saya begitu—karena dua sosok; Salah satu expat yang ada di jajaran komisarisnya adalah Presiden Direktur saya, yang masih aktif, sekarang. Kedua, sosok Garibaldi Thohir alias Boy Thohir. “Wah, Bapak satu ini ada di mana-mana, ya?” Pikir saya, diam-diam makin mengaguminya. Dia menjabat posisi tinggi di banyak perusahaan/instansi, dan punya bisnis di mana-mana. Hebat. Banget. Diam-diam saya juga menyadari kesamaan kami–gantengnya kami sebelas dua-belas. Continue reading