Penga[la]man Pasangan Muda

“Ngapain kamu beli kondom segala, Zia?” Tanya Ibu mertua dengan nada tinggi disertai pelototan mata yang mengeluarkan sejuta tanda tanya, ketika gue menginap di sana kemarin.

Ibu mertua terkaget-kaget saat gue mengeluarkan sejumlah uang recehan dari dompet berumur empat tahun, untuk membayar satu kotak ‘pengaman’ isi dua belas di apotek miliknya. Lebih kagetnya lagi, pengaman tersebut sudah gue ambil malam-nya, gak bilang-bilang. Yaiyalah, Ibu Mertuanya udah tidur kok. Hehehe…

“Kamu ini aneh-aneh aja, Zia, pake begituan segala.”

“Loh. Kenapa, Bu? Kan biar gak dung lagi.”

“Kenapa gak pasang KB aja?”

“Adiknya belum berani, Bu. Sementara pake kondom aja.”

“Alasan saja kamu. Pake KB Rasul dong?”

“Apaan itu, Bu?”

“Buang di luar.”

“Hah? Emang Rasul cerita-cerita kalo buang di luar? Ibu ada-ada saja.”

“Dikasihtau kok. Lagian apa enaknya pake kondom ?”

“Emang ibu pernah ngerasain?”

“Gak pernah ngerasain sih. Kata orang begitu.”

“Enak gak enak dinikmati aja, Bu. Daripada daripada…”

“Udah, sana, mandi! Capek ngomong sama kamu.”

“*ngakak ngeselin*”

Kalo udah ngobrol begituan sama Ibu Mertua mah, absurd.

Itu mertua gue, kalo mertua lo gimana? 😀