Tag Archives: Garibaldi Thohir

Generasi Bangun Negeri

“Buah jatuh tak jauh dari pohonnya, kecuali buah yang diangkut truk terjatuh karena sopirnya menyetir ngawur—itupun namanya sudah buah-buahan jualan.”

Melanjutkan tulisan saya beberapa waktu lalu mengenai anaknya Teddy Thohir yakni Garibaldi Thohir alias Boy Thohir yang merupakan kakak dari Erick Thohir, yang mana saat ini telah muncul generasi baru dari keluarga Thohir tersebut yang menjadi bahan pembicaraan banyak media. Dia adalah Gamma Abdurrahman Thohir, anak dari Boy Thohir, yang dengan hebatnya menciptakan gerakan perubahan di usia belianya melalui proyek pengadaan PLTA (pembangkit listrik tenaga air) mini menggunakan teknologi microhydro untuk daerah terpencil—Kasepuhan Ciptagelar, Sukabumi. Wow! Continue reading

Lead by Example: Garibaldi Thohir

Bicara soal bussines leader, pemimpin panutan, dan orang hebat berhati merakyat sekaligus berjiwa sosial tinggi, saya sulit move on dari yang namanya Garibaldi Thohir alias Boy Thohir yang merupakan kakak dari Erick Thohir—presiden klub sepak bola ternama: Intermilan. Dua orang hebat tersebut merupakan anak dari Teddy Thohir yang tak lain adalah pebisnis besar juga. Continue reading

Komitmen Para Penambang Besar Batu-Bara Dalam Program CSR

Dalam hal komunikasi tertulis, bukan hanya jenis dan warna font yang perlu dibagusin, yang paling penting adalah kata-kata itu sendiri. “Untuk apa pakaian dan dandanan bagus serta muka cantik/ganteng jika mulut tidak bisa dijaga?” Kira-kira analogi dalam bentuk lisannya demikian.

Itu status facebook saya tanggal 18 September 2015 lalu. Bukan tentang Corporate Social Responsibility alias CSR, tetapi tentang sindiran mengenai tampilan pencitraan manusia. Memang, CSR memiliki tujuan yang salah satunya adalah pembentukan citra perusahaan di mata publik atau di mata pihak eksternal, khususnya terhadap masyarakat sekitar area operasional. Sama-sama tentang citra—tapi saya berharap tidak ada program CSR perusahaan yang hanya mengejar pencitraan semata, melainkan murni karena tujuan kemuliaan sosial. Continue reading

Mengenal Proyek Besar Indonesia dan Boy Thohir

Teman-teman kantor ramai memperbincangkan lokasi proyek tambang emas baru sembari mengebul asap ke mana-mana. Awalnya saya tidak begitu nyambung, hingga akhirnya salah seorang perokok berat yang menghabiskan paling banyak tempat duduk di area merokok menyodorkan tautan situs tambang yang dibicarakan. Ternyata tentang tambang emas yang dibuka di Banyuwangi, Jawa Timur, Meredeka Chopper Gold tbk. Saya membuka halaman website-nya tanpa sedikitpun berkedip— menurut rekaman sadar saya begitu—karena dua sosok; Salah satu expat yang ada di jajaran komisarisnya adalah Presiden Direktur saya, yang masih aktif, sekarang. Kedua, sosok Garibaldi Thohir alias Boy Thohir. “Wah, Bapak satu ini ada di mana-mana, ya?” Pikir saya, diam-diam makin mengaguminya. Dia menjabat posisi tinggi di banyak perusahaan/instansi, dan punya bisnis di mana-mana. Hebat. Banget. Diam-diam saya juga menyadari kesamaan kami–gantengnya kami sebelas dua-belas. Continue reading

Jajaran Penambang Kelas Kakap

Indonesia, kekayaannya melimpah pah pah ruah—tentu hal ini sudah menjadi rahasia umum, dunia. Perkumpulan mahluk halus di segala penjuru bumi pun, mungkin tau juga tentang kaya raya-nya negeri ini. Supaya kita tidak sekadar ngomong negara ini kaya, mari kita menilik (((MENILIK))) kekayaan Indonesia dari segi kandungan sumber daya alamnya, seperti minyak & gas, mineral, dan batu-bara.

Siapin kalkulator, please…

Mungkin terlalu luas juga kalo semua komoditi pertambangan kita tilik, kita persempit saja—baru bara? Oke, kita lihat batu-bara saja. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir, sektor batu-bara paling berjaya di tahun 2011-2012. Untuk itu, kita lebih persempit lagi dengan data tahun 2012.

Meskipun batu-bara bukan komoditas paling primadona, juga bukan penyumbang pendapatan dan devisa negara terbesar—seperti Migas yang bisa menghasilkan penerimaan Negara mencapai 35 Milliar Dollar AS, tetapi sektor batu-bara tidak bisa dipandang sebelah mata. Total sumberdaya batu-bara di negara kita diperkirakan mencapai 105 Miliar Ton, dengan cadangan yang juga masih banyak—sekitar 20an Miliar Ton, yang terbagi di tiga lokasi utama: Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Selatan—mampu menyumbang ke Negara dengan nilai mencapai kisaran 60 Trilliun Rupiah setiap tahunnya, pada tahun-tahun kejayaannya itu. Continue reading

5 Pengusaha Sukses Indonesia Yang Menginspirasi Versi Saya

Turunnya harga batu-bara yang tak kunjung membaik, membuat saya penasaran dan terus mencari tahu perkembangan berita terkait–kebetulan saya bekerja di perusahaan jasa pertambangan, yang merasakan dampak dari krisis global sekarang. Namun, dari akhir tahun 2014 hingga pertengahan 2015 ini, tidak banyak perkembangan baik atas berita batu-bara yang saya cari. Continue reading