Antara Sadako (3D) dan Cowok Lebay

Gambar dari google

Gambar dari google

Gue sih gak begitu suka nonton film horor, karena alur ceritanya gak begitu menarik untuk diikuti. Hanya dapet kesan tegang pas muncul musik ‘jeng jeng…’ atau ada tiba-tiba muncul sosok seram berbentuk pantat bak sampah ‘jeng…jeng…’. Tapi berhubung gue harus memertahakan citra ke-lelaki-an sejati, gue sesekali menonton film horor, biar gak dibilang cemen, dan dipecat dari golongan lelaki sejati. Lanjut baca

Film Super Galau: Real Steel

Pict from google

Pict from google

Real Steel, sebenarnya film ini dirilis Tahun 2011. Tapi gue baru tahu ada film ini, baru-baru aja. Jadi, gue nontonnya juga baru-baru aja. Seperti orang yang melangsungkan janji suci pernikahan, gak ada kata terlambat untuk melakukannya. Nikmati aja kapanpun baru mulai bisa dinikmati. Menyesal itu hanya berlaku untuk orang-orang yang putus asa. :P Lanjut baca

Kutukan Kloset Berdarah Panas Dingin

Kantor gue (a)gak serem, karena di sebelahnya ada hotel. Tapi hotelnya sering banget menimbulkan cerita-cerita horor. Konon, bagian belakang hotel tersebut bekas kuburan lama. Gue pernah menginap sekali di hotel itu, sekali. Tapi gue gak ketemu sama Hantu Perawan Gagal atau sejenisnya. Padahal gue penasaran banget pengen ngerasain kejadian kek yang diceritain temen-temen lain yang juga pernah menginap di situ.

Kalo memang dulunya ada kuburan di belakangnya, seharusnya tidak dimusnahkan. Menurut gue bagus, kalo ada kuburan berjejeran dengan Hotel. Iya sih, hotelnya jadi serem karena berdekatan dengan kuburan. Tapi kalo dilihat lebih jauh, justru kuburannya jadi gak serem karena di sebelahnya ada hotel.

Oh. Gue tau. Kenapa tuh kuburan dimusnahkan. Pasti pemilik hotel takut bangkrut, karena akan lebih banyak orang yang bermalam di kuburan daripada di hotel. Soalnya tuh hotel lebih serem dari kuburan. Lanjut baca

Tattoo Keren?

Salah satu hal yang gak kesampaian di hidup gue, adalah punya tattoo. Sekalipun temporary tattoo. Ada aja halangannya ketika gue pengen bikin tattoo. Seringkali gagalnya karena bingung mau ditempatkan di mana. Mau di lengan, terlalu biasa. Mau di kaki, bulu gue terlalu banyak. Mau di dada, males aja pamer-pamer dada. Ntar ketauan kalo puting uge kecil. Mau di pantat? Hmmm… Lanjut baca

Nguping Pagi

Ngupil dan Nguping adalah dua kata yang memiliki kemiripan. Selain mirip, juga sama-sama bikin nagih. Kedua kegiatan tersebut memiliki latar belakang yang sama; kepo.

Orang nguping karena kepo. Kali aja ada petunjuk lokasi harta karun yang didengar. Walaupun pada kenyataanya, yang didengar hanyalah gosip ‘menangisnya Olga waktu menjenguk Raffi Ahmad’. Ada juga sih nguping gak sengaja. Misal pas gue lewat, ada dua atau lebih cewek cantik yang sedang bergosip. ‘Eh, Mas yang lewat itu gantengnya berlebihan yah? Jadi pengen nyubit perut buncitnya deh.” Nah, yang kek gituan, gue pura-pura gak dengar aja. Berlalu, stay cool. Lanjut baca

Happy Bareng di Launching #HomeTweetHome

Gak usah basa-basi lah, ya? Langsung aja pada maksud, tujuan, harapan, dan nasib bangsa ini.

Jadi, gue mau launching buku #HomeTweetHome, karya pertama gue yang cetar membahana ali topan badai jambul Syahrini. Berbagi cerita tentang bagian darinya, proses terjadinya, dan obrolan-obrolan ringan lainnya.

Tentunya mengundang siapapun, teman offline/online, yang berkenan hadir dalam acara sederhana namun meriah hore ini. Acara ini bebas untuk siapa saja, tidak dipungut biaya, pajak apapun, kecuali do’a tulus untuk kelancaran acara dan nasib buku #HomeTweetHome ke depannya. Lanjut baca

Home Tweet Home

Dalam rangka melaksanakan misi berlibur di suatu tempat yang unik, gue mengajukan cuti selama 30 hari. Namun rencana itu gak berjalan sesuai rencana. Karena; 1). Bos gue gak menyetujui pengajuan cuti sebanyak itu. Iya sih, itu bukan perusahaan Nenek gue. 2). Liburan yang direncanakan selama bulan September, harus maju beberapa hari. Karena tanggal 18 September gue harus masuk kerja, atas permintaan si bos. Lanjut baca

Toilet Penguat Sinyal

Akhir pekan gue kali ini kurang asik. Selain masuk kerja 12 jam, juga karena sinyal gak bersahabat sedari pagi. Gue jadi susah ngetwit. Sms doang yang lancar. Hujan deras menambah kerinduan akan pelukan bantal, membayangkan bermales-malesan sambil gesek-gesekin kaki di permukaan sprei yang baru diganti. Oke. Kurang lebih begitulah khayalan tanggung gue.

Dari jam 11 pagi gue bales-balesan mail sama si bos, membicarakan salah satu Prosedur kerja yang dianggap membingungkan. Gue udah jelasin beberapa kali, seharusnya gak ada yang perlu dibingungin. Jelas. Terperinci. Tapi tetep aja dia bingung. Hih!

Lanjut baca

Pengakuan

Gue bukan orang yang tertutup, bukan juga mahluk yang penuh dengan rahasia. Buat apa juga? Toh, rahasia bagi gue adalah sesuatu yang gak diketahui oleh siapapun, termasuk diri sendiri. Biar Tuhan aja yang punya rahasia. Bukan berarti orang yang merasa punya rahasia atau menyimpan rahasia gue anggap Tuhan. Masing-masing orang kan berbeda. Berbeda jenis kelamin dan bentuk/ukuran kelamin. Haha.

Kalo sering tak berkata jujur yang disebut white lies, iya. Gue akui itu. Seringkali otak gue terporgram untuk berkata sesuai dengan apa yang diinginkan pendengar, padahal itu hanya sebatas asumsi. Jika kenyataannya gak disukai, kebakaran jembie sendiri. Tapi dalam kasus tertentu aja kok. Hati gue sih selalu mengedepankan kejujuran. Karena gue sadar, gue gak suka ketidakjujuran. *Mbulet kek jembie*

Lanjut baca