Koran Lebaran dan Dosa-Dosa

Percuma beramai-ramai mengumandangkan kembali fitrah di hari lebaran, kalau sedikit lembar koran saja tak bisa dipungut kembali untuk dibuang ke tempat yang seharusnya. Apa susahnya, Men?

Lebaran di area terbuka yang berlantaikan tanah dengan sedikit rerumputan tak terawat berujung pada penuhnya koran-koran bekas yang mendadak ‘berharga’. Saya membeli koran bekas untuk alas sajadah senilai dua ribu rupiah–untuk 8 halaman atau 4 lembar koran kadaluarsa. Jauh lebih mahal dari harga barunya. Itu di Balikpapan. Continue reading

Tentang Anak Pertama dan Orang Tua yang Berusia Sama

Allahuakbar…Allahuakbar…” Kumandang itu nyaris tak terdengar, tertutup oleh pecah tangisan bayi yang merasakan suhu berbeda—antara dunia rahim dan dunia entah baginya. Kumandang adzan dan tangisan bayi itu menumpahkan air mata saya, sebab saya lah yang mengumandangkan adzan, dan saya juga bapak dari bayi tersebut. Kombinasi keduanya adalah hal pertama bagi saya.

Tangan saya gemetar ketika kedua telapak tangan saya merasakan lembut kulit punggungnya, seperti sedang menyentuh bibir mamanya dengan kadar kelembutan 100 kali lipat. Panasnya mirip-mirip, walau berbeda kondisi. Kulitnya merah, lebih merah dari dari pipi gadis remaja china yang ketahuan jatuh cinta diam-diam. Aroma tubuhnya menggugah jiwa kebapakan saya, terutama sebelum terkena air dan bedak-bedakan. Continue reading

5 Pengusaha Sukses Indonesia Yang Menginspirasi Versi Saya

Turunnya harga batu-bara yang tak kunjung membaik, membuat saya penasaran dan terus mencari tahu perkembangan berita terkait–kebetulan saya bekerja di perusahaan jasa pertambangan, yang merasakan dampak dari krisis global sekarang. Namun, dari akhir tahun 2014 hingga pertengahan 2015 ini, tidak banyak perkembangan baik atas berita batu-bara yang saya cari. Continue reading

Anakmu Sudah Bisa Apa?!

 

Pertanyaan-pertanyaan sejenis, gak akan pernah habis. Dari tingkat pertanyaan yang paling dasar “mana pacarnya?”, hingga tingkat lanjutan yang ada-ada saja. Ada dan tidak adanya jawaban, sesuai dan tidaknya jawaban, ada saja pertanyaan lanjutannya.

Bikin kesal? Bisa ya, bisa tidak. Tergantung bagaimana kita menanggapinya. Ada yang menganggap itu sekadar basa-basi, tak banyak juga yang menanggapinya serius. Menilai apakah pertanyaannya patut ditanggapi (agak) serius atau tidak, itu penting. Jika dirasa pertanyaannya basa-basi, tanggapi saja sepintas lalu, atau tak perlu menanggapinya. Cukup disenyumin.

Mari kita runut tingkatan pertanyaan-pertanyaannya, sekaligus mensimulasikan jawaban dan kemungkinan tanggapannya; Continue reading

Mudik Meriah dengan Mobil Murah

Pertemuan keluarga, di tempat yang jauh, di acara yang mengumpulkan keluarga dekat keluarga jauh, keluarga dekat yang merasa jauh, keluarga jauh yang merasa dekat, jauh dari kampung, jauh dari kata dekat, pokoknya jauh, selalu menimbulkan obrolan yang mengerucut pada pembahasan mudik, baik berupa pertanyaan maupun pernyataan. Mungkin rindu kampung yang terucapkan dalam bentuk kalimat lain, akan berakhir pada tanya yang nyata atau nyata yang penuh tanya seperti itu—tentang mudik dan lebaran yang tak terpisahkan . Continue reading

Pamer Mesin Dolce Gusto di Kantor

“Mas, kita sekarang udah jarang yah nongki-nongki cantik—menikmati kopi di manaaa gitu.” Kalimat istri itu membuat saya berpikir, bagaimana mengakali kebiasaan kami menikmati minuman ala-ala kafe tetapi bisa dilakukan di rumah sendiri, tanpa perlu menunggu waktu khusus. Yang penting makna kebersamaannya dan kopi dan teh tubruk dan kami dan cinta. Pertanyaan itu muncul semenjak kami lebih betah menghabiskan waktu di rumah, setelah punya anak yang kini sudah berumur 10 bulan. Awalnya saya membeli teko khusus untuk mengolah teh tubruk tanpa perlu menyaring tanpa perlu berurusan dengan ampas. Namun masih saja ada yang kurang, karena belum punya pengolah kopi spesial. Hingga pada akhirnya saya menemukan beberapa teman media sosial memamerkan Mesin Nescafe Dolce Gusto yang baru-baru ini mereka miliki, dan cukup membuat saya iri. Dengan tidak menunggu lama, saya menghubungi salah satu teman pemilik mesin unyu tersebut, menanyakan pengalaman dan kelebihan mesinnya. Alhamdulillah cocok, sesuai dengan kebutuhan, saya memutuskan untuk beli—teman itu sekaligus saya repotkan, saya titip dibeliin di Jakarta, lalu dipaketin ke Balikpapan. Continue reading

Komitmen Adalah Kunci!

BIG_DIGGER_WIREFRAME

Memantau perkembangan tentang sektor pertambangan, membuat saya semakin gemas. Tepatnya, melotot dengan angka-angka uang yang terkumpul dan seharusnya terkumpul dari perusahaan-perusahaan pemegang surat izin usaha pertambambangan yang bisa dikatakan ‘nakal’–sekitar 4.654 pemegang izin usaha pertambangan, tidak memenuhi ketentuan pemerintah yang menjadi kewajibannya. Dalam hal ini, saya sampaikan bahwa ketentuan-ketentuan tersebut merupakan bagian dari apa yang diatur di Undang-Undang Minerba.

Setelah KPK dilibatkan dalam pemaksimalan transparansi semua pihak di sektor tambang, dana royalti dan iuran tetap dari berbagai perusahaan tambang tersebut sudah terkumpul lebih dari dua triliun rupiah. Itu awal tahun, sampai bulan ini pastinya bertambah. banyak. Perusahaan tambang yang belum bayar tunggakannya masih banyak, untuk daerah kalimantan saja, masih ada lebih dari dua triliun rupiah. Bagaimana dengan sumatera, jawa, sulawesi, irian, sumbawa, dan lain-lain? Pastinya masih banyak.  Continue reading

Merancang Masa Depan dengan Samsung Galaxy Note Edge

 

Masa depan bukan untuk dinanti, tetapi dibangun, saat ini.” Kira-kira begitu kata orang bijak kebanyakan. Dan, saya percaya itu. Katakan saat ini saya ingin memiliki Samsung Galaxy Note Edge, di beberapa waktu ke depan yang juga disebut masa depan, maka saya membangun masa depan itu dari sini, saat ini, lewat halaman blog ini. Bukan sekadar memilikinya, melainkan merancang apa-apa saja yang akan saya lakukan dengan kecanggihannya.  Sekaligus saya ingin menghilangkan kebiasaan buruk–mengupil di sembarang tempat dengan sembarang cara. Saya gak ingin barang bagus seperti S-pen jadi korban kesembronoan saya, menyasar di hidung. Continue reading