Lagu Penuh Inspirasi: Satu Dua Tiga Sayang Semuanya…

Lagu anak-anak yang sekaligus menjadi lagu orang dewasa tukang selingkuh >> “satu dua tiga sayang semuanya….”

Puncak kemarau yang menjadi saksi kegagalan gue pulang kampung memancing otak gue untuk mengomentari lagu Satu Dua Tiga… Ya, masuk akal. Akal gue pastinya. Tukang selingkuh kan gitu, semua semua disayang. Komentar pendek di atas menjadi status twitter gue beberapa waktu lalu. Tepatnya, waktu dua hari gue gak mandi karena ngirit air. Continue reading

Ngeden dan Nguping di Toliet

Suara 1: “Bro, tumben DP BBM kamu pasang foto istri? Seumur-umur gak pernah loh. Lagi kesambet apa emangnya? Atau jangan-jangan modus karena semalam gak dapat jatah?”

Suara 2: “Lagi dimarahin…hahahaha!”

Gue yang tadinya berjuang keras, ngeden mengeluarkan sisa-sisa makanan yang ikutan dikutuk seperti Malin Kundang, seketika gue ngakak geli di dalam bilik kloset–dari pose super jelek jadi pose ganteng biasa. Baru nyadar, kalo terkadang menguping itu bisa menaikkan level kegantengan. Terimakasih kotoran… Continue reading

Kekuatan Visi dan Indonesia Baru

Dalam perjalanan gue menuju Palembang beberapa waktu lalu, menggunakan jasa Lion Air, gue terdiam melihat salah satu halaman majalah yang tersedia, yaitu sebuah artikel tentang Kekuatan Visi. Ketertarikan gue berawal dari kutipan yang mengawali tulisan tersebut.

“Vision without work is day dream, work without vision is a nightmare.” – Japanese Proverb.

Continue reading

Tips: Cara Menghilangkan Migrain Tanpa Obat

Usai makan siang, bukannya kembali segar untuk melanjutkan tumpukan pekerjaan yang mendadak agak sulit dibedakan tingkat prioritasnya (semua-semua urgent, semua-semua prioritas satu),  justru kepala sebelah kiri kumat sakitnya. Entah disebabkan oleh apa, gue males juga mencari asal muasalnya. Gak penting.

Menurut gue.

Oh ya, migrain itu apakah selalu sakit di sebelah kiri atau kanan juga? Jika sebelah saja, apakah ada hubungannya dengan kidal dan non kidal? Gue kidal. Migrain gue selalu di sebelah kiri.

Continue reading

Niat Baik Berakhir Tak Baik

“Seandainya saja setelan ‘silent mode’ dan ‘mode getar’ di henpon dapat diaplikasikan kepada anak-anak kecil yang dibawa para orang tua ke mesjid, maka kelangsungan ibadah khusuk banyak orang akan minim dari gangguan.”

Gue jadi ngebayangin ada peringatan lisan maupun tulisan di mesjid-mesjid tentang larangan mengaktifkan suara henpon tadi berbarengan dengan diingatkannya para orang tua yang membawa anak-anak kecilnya. Gak usah dipasang rambu ‘matikan henpon anda’, cukup rambu bertuliskan ‘ubah ke mode senyap atau getar’. Kalo matikan henpon anda, terus diaplikasikan untuk anak-anak kecil, nanti mesjid akan menjadi tempat paling seram di muka bumi. :D

Continue reading

Titik Pertama; Terimakasih Cinta

“Pernikahan bukanlah sebuah tujuan, melainkan awal dari suatu perjalanan panjang.” Untuk itulah kenapa hati teliti mencari bagiannya untuk menuju akhir waktu penuh cinta nan bahagia. Untuk itulah kenapa dua jiwa menyatukan komitmen untuk saling menggenggam, saling menunjukkan jalan agar tak tersesat. Untuk itulah kenapa perjuangan semakin dibutuhkan, biar lidah tak mudah mengucapkan kata lelah yang menimbulkan keeratan cinta kasih menjadi lemah. Continue reading

[Elia] Bintang, Pantai, Kupu-Kupu, dan Kebebasan

D'Fest Kemang

Beberapa waktu lalu ada urusan kerjaan di Jakarta, terus malamnya nongkrong sama Kipo, Thomas, Lea, dan Elia Bintang. Kami adalah orang-orang yang selalu menyeret cerita lalu untuk ditertawakan, bahkan di-anjing-kan dengan hentakan kaki ke lantai disertai tepukan telapak tangan ke paha masing-masing.

Mereka adalah seniman-seniman gila, kalo menurut gue. Terlalu asik untuk tidak diceritakan. Eits. Gak melulu ngomongin masa lalu, kok. Sebab mereka selalu membawa kabar gembira dan keberhasilan baru di setiap pertemuan, bercerita. Masa lalu, masa kekinian, masa depan, semua dibicarain. Gak pernah cukup waktu untuk menghabiskan cerita bersama mereka. Continue reading